Balanitis merupakan peradangan yang terjadi pada ujung kepala penis atau glans penis. Infeksi yang terjadi akibat balanitis kemudian menyebabkan peradangan pada kulit yang menutupi penis pada penis yang tidak dikhitan (preputium). Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya balanitis antara lain adalah infeksi jamur, infeksi bakteri, penyakit menular, iritasi kulit, dan kelainan kulit.
Penyakit balanitis dapat terjadi pada pria usia berapapun. Kondisi ini sering terjadi pada pria dewasa yang tidak melakuakan sunat. Untuk dapat mencegah balanitis disarankan untuk menguragni faktor resiko dan menjaga kebersihan alat kelamin. Dan jika anda mengalami kondisi ini terus menerus, maka selalu konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang kondisi tersebut.
Penyebab Dan Faktor Resiko Penyakit Balanitis
Salah satu penyebabnya adalah karena tidak menjaga kebersihan alat kelamin. Jika seseorang yang tidak melakukan sunat tidak menjaga kebersihan alat kelaminnya, kemudian ditambah faktor ketatnya kulup (preputium), hal tersebut dapat menimbulkan iritasi akibat cairan pada alat kelamin (smegma). Smegma ini adalah cairan kotor yang terbentuk di bawah kulup pada ujung alat kelamin yang tidak sunat.

Ada faktor lain yang menjadi penyebab utama terjadinya Balanitis, yaitu infeksi menular seksual. Infeksi menular seksual dapat menyebabkan balanitis, terutama jika seseorang menderita peradangan pada saluran kemih (uretra). Jenis penyakit infeksi menular seksual yang dapat menyebabkan balanitis adalah herpes genital, klamidia, atau gonore.
Gejala yang muncul pada penderita balanitis akibat infeksi menular seksual biasanya berupa rasa nyeri pada saat kencing dan keluar cairan dari uretra. Segera melakukan pemeriksaan fisik ke dokter untuk mengetahui penanganan kondisi tersebut.
Faktor Resiko Balanitis
*Akibat kurang menjaga kebersihan area genital
*Memiliki infeksi jamur
*Pada pasien dengan diabetes yang tidak diobati atau glukosa darah yang tidak terkontrol ketika memiliki diabetes.
*Memiliki penyakit menular seksual seperti herpes genital, klamidia atau gonore
Tanda Dan Gejala Balanitis
Tanda dan gejala penyakit balanitis yang biasanya terjadi sebagai berikut ini :
*Terjadi kemerahan dan bengkak di ujung penis atau kulit penis
*Mengalami nyeri dan kesulitan saat buang air kecil
*Kemudian keluarnya kotoran yang berbau busuk
*Terdapat bintil merah pada kulit kepala penis pria
Jika penyakit balanitis tidak kunjung diobati, beresiko dapat mengganggu batang penis dan dapat menimbulkan lecet dan adanya bisul. Jika anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter ahli penyakit kulit dan kelamin.
Segera Melakukan Pengobatan Pada Dokter Kulit Dan Kelamin Di Klinik Apollo
Infeksi ini dapat ditularkan melalui hubungan seksual atau infeksi jamur. Sebaiknya segera melakukan tindakan dengan menghubungi dokter ahli untuk pengobatan yang tepat dan aman. Segera melakukan pengobatan ke dokter secara rutin sampai sembuh, pengobatan terpercaya aman? Lakukan pengobatan pada Dokter ahli di Klinik Apollo.
Klinik Apollo sudah berpengalaman dalam menangani penyakit kulit dan kelamin. Selain dapat menangani keluhan balanitis, Dokter Klinik Apollo juga dapat menangani penyakit kulit dan kelamin lainnya seperti Penyakit Menular Seksual (PMS), Andrologi (Penyakit kelamin pria), Ginekologi (Penyakit kelamin wanita).
Sudah banyak pasien yang telah melakukan pengobatan di klinik Apollo dan berhasil disembuhkan, namun kondisi tubuh pasien akan berbeda untuk mendapatkan kesembuhannya. Namun Dokter kami akan berusaha untuk melakukan pengobatan sebaik mungkin sesuai prosedur kedokteran Indonesia.
Anda tidak perlu ragu untuk melakukan pengobatan di Klinik Apollo, karena dokter yang akan menangani keluhan anda merupakan dokter ahli yang sudah berpengalaman dalam bidang penyakit kulit dan kelamin. untuk informasi lebih lanjut tentang keluhan anda, segera hubungi kami di nomor
081315186262